Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

tanggung jawab


TANGGUNG JAWAB
Pada awalnya ketika ayah mengambil keputusan untuk menyuruh ibu pindah menemani nenek, saya sama sekali tidak merasa akan menemui kesulitan. Karena saya sudah di ajarkan mengurus diri sejak kecil. Pada tahun pertama tanpa ibu saya dapat menjalankan semuanya sendiri, dimulai dari : menyiapkan makanan, mencuci, mengurus rumah semuanya bias dilakun sendiri sebab saya sudah sering melakukan dari sejak SMP. Setelah semakin lama saya merasakan ada kejenuhan yang membuat saya malas untuk melakukan kebiasaan yang biasa saya lakukan. Hal ini membuat ayah mengambil alih semua tugas yang biasanya saya lakukan. Ayah menyadari kenapa saya menjadi berubah seperti itu, tapi hanya mendiamkan saja tanpa pernah memarahi. Setiap hari sebelum pergi kerja ayah sudah memasak sarapan untuk dirinya & saya kemudian setelah selesai mebereskan rumah berangkat kerja. Di sore hari di saat saya sedang memikirkan apa yang terjadi dengan diri saya, tiba-tiba ayah datang mengajak berbincang-bincang. Dari obrolan itu akhirnya saya menyadari bahwa saya sudah merasa kehilangan kehilangan kasih saying & perhatian sehingga membuat saya menjadi tak peduli pada dengan diri saya sendiri & semua yang ada di sekitar saya. Ayah menyadarkan saya biar sesulit & seletih apapun dia, dia tetap betanggung jawab terhadap anaknya yang dia lakukan tanpa keluhan. Itu membuat saya menjadi sadar kalu saya hidup harus bias bertanggun jawab atas hidup diri sendiri & kewajiban di keluarga.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar